Sesungguhnya lebih mendengarkan peringatan yang menakutkan adalah
madzhabnya Syaikhul Islam Hasan Al-Bashri. Dia berkata: "Kamu berkawan
dengan kaum yang menakut-nakuti dirimu
sehingga kamu sampai di tempat aman lebih baik bagimu daripada kamu
berkawan dengan kaum yang menjamin keamanan dirimu sehingga kamu sampai
di tempat-tempat yang bahaya." (Nafhuth Thayyib: 7/90)
Berkawan dengan kaum golongan pertama akan menjadikan kita waspada
terhadap kesia-siaan, kelalaian, kesilapan, dan fitnah. Kemudian kita
menyambut seruan mereka untuk menapaki kemuliaan dan keluhuran. Hidup
istiqamah tanpa melampaui batas dan bersandar kepada orang zalim.
Sedangkan berkawan dengan kaum kedua akan membuat kita merasa aman sesudah melakukan maksiat dan dosa. Tetap tenang setelah menghabiskan waktu dalam kelalaian dan berpaling dari peringatan. Bahkan sesudah melakukan kabair dan syirik tetap dihibur bahwa tak apa-apa kamu melakukan kabair dan syirik, kamu masih muslim karena kamu masih mengucapkan laa ilaaha illallah. Akhirnya lupa dengan mengingat Allah swt. Sibuk dengan selain-Nya. Dan mati dalam kondisi lalai dan durhaka.
Sedangkan berkawan dengan kaum kedua akan membuat kita merasa aman sesudah melakukan maksiat dan dosa. Tetap tenang setelah menghabiskan waktu dalam kelalaian dan berpaling dari peringatan. Bahkan sesudah melakukan kabair dan syirik tetap dihibur bahwa tak apa-apa kamu melakukan kabair dan syirik, kamu masih muslim karena kamu masih mengucapkan laa ilaaha illallah. Akhirnya lupa dengan mengingat Allah swt. Sibuk dengan selain-Nya. Dan mati dalam kondisi lalai dan durhaka.
No comments:
Post a Comment